skip to main | skip to sidebar

Tugas Akuntansi

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • About Us
  • Archives
  • Contact Us

Kamis, 16 Mei 2013

BAB 5 METODE HARGA POKOK PROSES II

Diposting oleh Unknown di 20.04

Perusahaan tidak memiliki persediaan Barang Dalam Proses, karena perusahaan biasanya bersifat terus menerus dalam proses produksinya. Pada akhir periode akan ada persediaan Produk Dalam Proses (Persediaan PDP).
Persediaan PDP yang ada pada akhir periode akan menjadi  PDP awal  pada periode berikutnya.

Metode Yang Digunakan Dalam Menghitung HPP
Metode yang digunakan ada  2 yaitu :
 1. Metode Rata-Rata Tertimbang  (Weighted Average Cost ).
 2. Metode FIFO (First In First Out).


Metode Rata-rata  Tertimbang
( weighted average cost )
Harga pokok persediaan produk dalam proses awal ditambahkan kepada biaya produksi sekarang, dan jumlahnya kemudian dibagi dengan unit ekuivalensi produk untuk mendapatkan harga pokok rata- rata tertimbang, harga ini kemudian digunakan untuk menentukan harga pokok produk jadi yang ditransfer ke departemen berikutnya atau ke gudang dengan cara mengalikannya dengan jumlah kuantitasnya.


Metode FIFO( First In First Out )
Persediaan PDP awal akan diproses terlebih dahulu sampai menjadi produk jadi yang memproses produk baru masuk didepartemen.
Unit PDP awal dilaporkan secara terpisah dari unit produk yang baru masuk kedalam proses. Biaya yang berhubungan dengan PDP awal debedakan dengan biaya produk jadi yang berasal dari unit masuk proses, maka perhitungan unit produk equivalen harus dipisahkan.


PENGENDALIAN  KUALITAS
Produk yang tidak memenuhi standar  kualitas (defective) harus dikeluarkan dari produk jadi,sedangkan unit produk yang jelek kualitasnya (spoilage), akan dijual dengan harga murah.Barang yang tidak lolos kualitas produk tetapi dapat dipebaiki dan masih dapat  untuk dijual sebagai barang jadi dan lolos dalam seleksi disebut dengan Rework.
Out put dalam proses produksi yang tidak memiliki nilai biasanya dianggap sebagai scarp. Contoh scarp diperusahaan jeans adalah potongan sisa kain merupakan limbah yang harus dibuang atau bisa dijual dengan harga murah.


•         Produk hilang normal adalah produk yang hilang karena sifat bahan atau karena pengaruh proses produksi.
•         Produk hilang abnormal adalah hilang bukan karena proses produksi, contohnya : produk hilang karena kecelakaan kerja.
•         Harga Pokok Produk Hilang Normal dibebankan kepada produk jadi dan tidak ada jurnal penyesuaian terhadap produk hilang normal.
•         Harga Pokok Produk Abnormal dicatat sebagai kerugian pada periode terjadinya dan dalam produk hilang abnormal terjadi jurnal pencatatan


Perhitungan Unit Produk Equivalensi
(UPE)
Rata-rata :                 UPE = PJ + (PDPa x %) + (HN x %) + (Han x %)

FIFO:                          UPE = PJ + (PDPr x %) + (HN x %) + (Han x %) - PDPa x %  

Keterangan :
               
          PJ       = Produk Jadi                                     PDPa  = PDP awal
          PDPr  = PDP akhir                                        HN     = Hilang Normal
          %       = Prosentasi tingkat penyelesaian         Han     = Hilang Abnormal
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners
Tweet
Share

Get This

Blog Archive

  • ▼  2013 (9)
    • ▼  Mei (9)
      • BAB 1 AKUNTANSI BIAYA DAN AKTIFITAS PERUSAHAAN
      • BAB 9 ...
      • BAB 8 PRODUK BERSAMA DAN PRODUK SAMPINGAN
      • BAB 7 ...
      • BAB 6 ...
      • BAB 5 ...
      • BAB 4 METOD...
      • BAB 3 METODE HARGA POKOK PESANAN
      • BAB 2 KONSEP ,KLASIFIKASI & ARUS BIAYA PADA...

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.
  • Beranda

Popular Posts

  • BAB 1 AKUNTANSI BIAYA DAN AKTIFITAS PERUSAHAAN
    A. Kebutuhan Informasi Manajer Jenis perusahaan dapat digolongkan ke dalam : perusahaan dagang, manufaktur,dan perusahaan jasa.perusaha...
  • BAB 9 HARGA POKOK STANDAR
    pengertian harga pokok standar yaitu harga pokok yang seharusnya dicapai untuk menghasilkan stau unit produk. harga pokok standar ter...
  • BAB 7 ACTIVITY BASED COSTING
    A.      Pengetian ABC Activity Based Costing merupakan metode yang menerapkan konsep-konsep akuntansi aktivitas untuk menghasilkan pe...
  • BAB 6 BIAYA OVERHEAD PABRIK
                                                                              Biaya Overhead Pabrik (BOP) BOP adalah semua biaya produksi s...
  • BAB 4 METODE HARGA POKOK PROSES
          Pengertian HPP merupakan cara menentukan besarnya biaya produksi yang terjadi disetiap periode yang akan dialokasikan  ke produk b...
  • BAB 5 METODE HARGA POKOK PROSES II
    Perusahaan tidak memiliki persediaan Barang Dalam Proses, karena perusahaan biasanya bersifat terus menerus dalam proses produksinya. Pad...
  • BAB 3 METODE HARGA POKOK PESANAN
    Ada 2 jenis utama dalam membebankan biaya ke produk yaitu : a. Metode Penentuan Harga Pokok Pesanan (job order costing) adalah unit prod...
  • BAB 2 KONSEP ,KLASIFIKASI & ARUS BIAYA PADA PERUSAHAAN PABLIKASI
                                                                  A.Konsep Biaya      Biaya adalah harga perolehan yang dikorbankan atau di...
  • BAB 8 PRODUK BERSAMA DAN PRODUK SAMPINGAN
    •       Produk Gabungan (Joint Product) Produk utama yang di produksi suatu perusahaan  secara bersamaan yang menghasilkan berbagai...

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Blogger news

Archives

  • ▼ 2013 (9)
    • ▼ Mei (9)
      • BAB 1 AKUNTANSI BIAYA DAN AKTIFITAS PERUSAHAAN
      • BAB 9 ...
      • BAB 8 PRODUK BERSAMA DAN PRODUK SAMPINGAN
      • BAB 7 ...
      • BAB 6 ...
      • BAB 5 ...
      • BAB 4 METOD...
      • BAB 3 METODE HARGA POKOK PESANAN
      • BAB 2 KONSEP ,KLASIFIKASI & ARUS BIAYA PADA...

Blogroll

About

Blogger templates

Recent Comments

seowaps
 

© 2010 My Web Blog
designed by DT Website Templates | Bloggerized by Agus Ramadhani | Zoomtemplate.com